Banyak mobil bekas tabrakan besar atau bekas banjir yang direstorasi secara rapi sehingga terlihat seperti baru. Namun, risiko malfungsi struktural dan kelistrikan tetap menghantui.
Bagaimana cara mendeteksinya? Ikuti tips berikut ini:
Ciri-Ciri Mobil Bekas Tabrakan Besar:
- Garis Celah Panel Bodi Tidak Presisi: Celah (gap) antara kap mesin dengan fender, atau pintu dengan pilar bodi terlihat tidak simetris (lebih lebar di satu sisi).
- Sealant Silikon Tidak Rapi: Pabrikan melapiskan sealant bodi menggunakan robot dengan hasil sangat rapi. Jika sealant kap mesin atau bagasi terasa keras, keriting, atau tidak rata, kemungkinan panel tersebut pernah diganti atau diperbaiki ketok magic.
- Warna Cat Belang: Di bawah sinar matahari, perhatikan warna cat antar panel. Jika ada perbedaan gradasi warna, panel tersebut pernah dicat ulang.
Ciri-Ciri Mobil Bekas Banjir:
- Aroma Lembab atau Bau Apek: Cium aroma kabin. Bau apek yang menyengat biasanya berasal dari karpet dasar atau busa jok yang pernah terendam air keruh dan tidak kering sempurna.
- Karat di Area Tersembunyi: Cek kolong jok, pedal, pengait sabuk pengaman, hingga di bawah dasbor. Karat di komponen besi interior adalah indikasi kuat mobil pernah terendam banjir.
- Endapan Lumpur atau Pasir Halus: Periksa celah karet pintu, kisi-kisi AC, dan sela kabel kelistrikan di dalam kap mesin. Sisa lumpur banjir sangat sulit dibersihkan secara total dari area ini.